Senin, 09 November 2015

Kunci Sukses Bisnis : Kuasai Bahasanya

Sering kita mendengar, kunci kesuksesan dalam hubungan adalah komunikasi. Kunci dari komunikasi adalah kesamaan bahasa atau kesamaan frekuensi. Begitu juga dengan bisnis, kunci kesuksesan dalam berbisnis adalah kemampuan kita berkomunikasi dengan bisnis kita.

Bagaimana cara berkomunikasi dengan bisnis kita?

Seperti kita tahu bahwa setiap hal di dunia ini memiliki bahasa untuk mengomunikasikan dirinya ke lingkungannya. Manusia menggunakan "bahasa" yang disampaikan melalui lisan dan tulisan. Hewanpun juga punya bahasa sendiri.

Bisnis? Bisnis punya bahasa sendiri untuk menyampaikan kondisi dirinya ke kita sang pemilik bisnis. Sayangnya, banyak orang yang mengatakan dirinya pengusaha, pebisnis, tapi mereka tidak tahu bagaimana berkomunikasi dengan bisnisnya. Akibatnya apa? Sangat fatal... kebanyakan kegagalan dalam bisnis dimulai dari kegagalan kita berkomunikasi dengan bisnis kita.

Indikator.

Dalam mengendarai kendaraan seperti mobil, kita berkomunikasi dengan si mobil dengan membaca indikator yang ada di dashboard. Ada speedometer, fuel level dan lain - lain. Dengan indikator ini kita jadi tahu tentang kondisi si mobil. Minimal tahu kondisi bahan bakar.

Lalu bagaimana dengan bisnis?

Bisnis punya bahasa sendiri untuk menyampaikan kondisi dirinya, apakah sedang demam atau sehat - sehat saja. Bahasa bisnis kebanyakan akan berbicara dari bahasa keuangan. Bisnis akan menceritakan kondisi dirinya melalui indikator - indikator keuangan.

Nah, pertanyaannya, sejauhmana kita memahami indikator - indikator ini, lalu keputusan bisnis apa yang harus kita ambil setelahnya.

Insyaallah beberapa indikator keuangan yang menjadi sebagian dari bahasa bisnis akan saya sampaikan pada tulisan berikutnya.

Ini sebagai pengantar, sebelum kita diskusi lebih jauh tentang bahasa bisnis, hal ini mutlak kita ketahui agar komunikasi kita dengan bisnis kita menjadi lancar. Sehingga tingkat perceraian dengan bisnis semakin menurun

#cakapbisnis
https://telegram.me/cakapbisnis

4 komentar:

  1. Selalu banyak belajar di sini.. Jazakallaahu khair Om Beck..

    BalasHapus
  2. hihii endingnya sip Om "Sehingga tingkat perceraian dengan bisnis semakin menurun". Baru kali ini membaca bahasa bisnis :) ditunggu pembahasan lebih lanjutnya Om Bag..

    BalasHapus
  3. Makasih sudah sharing ilmunya Om Becky...

    BalasHapus

Terimakasih Sudah Membaca Blog Kami, berkomentarlah yang santun.