Jumat, 30 Januari 2015

Profit Atau Pangsa Pasar?

Mana yang lebih penting profit atau pangsa pasar (market share)?


profit
Itulah sebuah pertanyaan yang saya lontarkan ke grup manajemen bisnis di whatsapp. Karena pilihannya Cuma dua, maka muncul hanya dua jawaban, sebagian menjawab profit sebagian menjawab pangsa pasar. Yang menjawab pangsa pasar lebih penting beranggapan bahwa dengan pangsa pasar yang besar maka profit akan tumbuh dengan sendirinya. Lalu, untuk yang memilih jawaban profit, mereka memberikan alasan bahwa profit adalah sumber nafas dari bisnis dan juga untuk menjaga keberlangsungan hidup usaha/ bisnis.


Memang keduanya memiliki fungsi yang sama pentingnya dalam bisnis, kita memang butuh pasar yang luas, namun profit harus didahulukan. Untuk menjaga keberlangsungan hidup bisnis, profit memegang peranan penting itu. bisnis yang baik adalah bisnis yang memiliki kemampuan untuk mencetak profit (profitable). Menurut Hermawan Kartajaya, profit lebih penting, karena sebenarnya profitlah yang menjadi modal perusahaan untuk bisa berkembang. Profit menjadi fondasi dari bisnis,  tanpa profit, perusahaan tidak dapat berkembang dan akhirnya akan ditinggalkan oleh tiga stakeholdernya yaitu : pelanggan, masyarakat dan investor.

Satu alasan lagi mengapa profit menjadi penting, profitabilitas diartikan sebagai kemampuan perusahaan untuk mecetak laba pada tingkat yang dapat diterima.  Nilai profitabilitas menjadi acuan seberapa sehat perusahaan. Jika kita berada pada posisi sebagai seorang calon investor yang ditawari untuk berinvestasi pada sebuah perusahaan, tentunya yang menjadi acuan pertama kita adalah seberapa besar laba / profit yang dihasilkan perusahaan. Kemudian jika kita berinvestasi, berapa kemungkinan peningkatan laba yang dihasilkan perusahaan. Dan bukan pangsa pasar yang pertama sekali kita perhatikan.

Pada akhirnya, bagi kawan – kawan pengusaha muda, pemula, yang baru merintis usaha, mengembangkan pasar itu penting, namun anda juga harus lebih memperhatikan seberapa besar profit yang kita dapatkan. Karena profitlah yang menjadi fondasi keberlangsungan hidup sebuah usaha. Pikirkanlah bagaimana usaha kita memiliki profit yang baik, sembari kita kembangkan pasar yang ada.

Dalam tulisannya beberapa waktu yang lalu Hermawan Kartajaya memberikan contoh 2 raksasa internet google dan yahoo. Penghasilan google 99% dari iklan, adwords dll. Sedangkan yahoo penghasilannya 88% dari layanan marketing. Yahoo memang lahir duluan, populer duluan dan punya pasar besar lebih dulu, tapi terlambat menemukan model bisnis yang tepat untuk mereka, akhirnya mereka ditenggelamkan google.  Jadi, profit tetap nomor satu, percuma punya pasar yang luas jika tidak mampu menghasilkan profit.


Semoga bermanfaat kawan. 

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Membaca Blog Kami, berkomentarlah yang santun.