Selasa, 13 Januari 2015

Memperbaiki Jaringan, Memperbaiki Rejeki

Bagi anda yang memilih karir sebagai seorang Pengusaha, maka membangun jaringan yang berkualitas adalah sebuah kewajiban. Kesalahan yang sering dilakukan usahawan pemula adalah enggan membangun jaringan. Mengapa membangun jaringan menjadi wajib? Karena kualitas  rejeki kita itu ditentukan juga dengan seberapa berkualitasnya jaringan yang kita punyai.  Seperti yang digambarkan Rasulullah, bahwa saat kita lebih sering bergaul dengan tukang besi, kita bakal terkena panas dan baunya. Sedangkan saat kita lebih sering bergaul dengan penjual minyak wangi, kita akan kebagian wanginya.
Untuk meningkatkan kualitas hidup kita, kita harus mulai memilah siapa teman kita. Memang kita boleh bergaul dengan siapa saja, tapi untuk maju dan berkembang kita harus memberikan porsi lebih kepada mereka yang dapat memberikan kebaikan kebaikan dalam hidup kita.  Terutama untuk kemajuan bisnis kita.
Kesalahan yang dulu saya kerjakan adalah saya salah memilih teman. Terlalu banyak waktu terbuang percuma untuk pembicaraan yang tidak dapat memberikan nilai tambah. Baik untuk pengetahuan bisnis apa lagi pengetahuan dan pengamalan agama.
Saran saya mulailah perhatikan siapa yang berada dalam lingkaran terdekat kita saat ini. Sudahkah ia mampu memberikan nilai tambah pada kehidupan kita baik bisnis dan agama? Mulailah untuk memilah siapa yang berada di lingkaran pertama, kedua  dan seterusnya. Lalu prioritaskan waktu kita dalam membangun hubungan yang produktif dengan mereka mereka di lingkaran pertama dan seterusnya.
Seperti prinsip pareto, bahwa 20% teman terbaik kita menentukan 80% kualitas hidup kita. Bisa juga dikatakan bahwa 20% teman yang menjadi lingkaran pertama tadi, menentukan hingga 80% rejeki kita, boleh percaya boleh tidak. hehe
Selanjutnya, carilah mentor yang akan membimbing kita. Mentor akan dapat memberikan masukan masukan yang membangun untuk kemajuan bisnis dan kehidupan beragama kita. Mengapa kehidupan beragama menjadi sesuatu yang penting juga, pada bagian terakhir akan saya singgung sedikit.
Carilah mentor, karena dengan pengalamannya beliau akan dapat memberikan arahan yang tepat. Bagaimanapun pengalaman adalah sosok guru yang paling baik. Banyak hal yang dapat diungkapkan oleh pengalaman pengalaman.

Setelah kita perbaiki lingkaran pergaulan kita, selanjutnya carilah mentor yang akan membimbing  kita ke arah yang lebih baik. 

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Membaca Blog Kami, berkomentarlah yang santun.