Selasa, 23 Desember 2014

Manajemen Pemasaran : Memahami Pelanggan

Manajemen pelanggan menjadi bagian penting dalam manajemen pemasaran. Walau pelanggan ini sendiri ada beberapa tingkatan. Mengetahui kebutuhan pelanggan, berapa jumlah yang mereka konsumsi dan dimana mereka biasa membelinya merupakan informasi yang penting dan bisa menjadi acuan. Sayangnya banyak pemilik bisnis memulai usahanya tanpa memperhatikan ini. Keuntungan jika kita mengenali pelanggan kita adalah kita tidak perlu membuang banyak energi untuk melakukan penjualan dan memenangi persaingan bisnis.

Pada awal pendirian usaha, biasanya pemilik bisnis mengartikan bisnis itu dalam pengertian fisik. Namun, pelanggan mengartikan sebaliknya, memandang bisnis sebagai sesuatu yang mampu memenuhi kebutuhannya. Sebelum kita menentukan dengan jelas kebutuhan pasar, kita akan kesulitan dalam mengemas produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

teori maslow

Abraham Maslow, seorang psikolog dalam risetnya menunjukkan bahwa pelanggan merupakan pencari tujuan untuk memenuhi kebutuhan dengan membeli dan mengkonsumsi. Selanjutnya Maslow mengelompokkan kebutuhan pelanggan tersebut menjadi 5 tahap yang disebut sebagai hierarki kebutuhan.

Aktualisasi Diri

Ini merupakan puncak dari hierarki maslow, sesorang mencari kebenaran, hikmah, keadilan dan tujuan. Ada kebutuhan yang tidak pernah bisa dipenuhi, dan hanya sedikit orang mau membayar untuk memenuhi kebutuhan dengan memuaskan. Contoh : tidak banyak orang seperti bill gates yang mau menghabiskan juataan dolar untuk amal yang bermanfaat bagi orang banyak.

Harga Diri

Banyak orang menganggap penting harga dirinya seperti rasa hormat, prestasi, perhatian, pengakuan, dan reputasi. Manfaat yang dicari pelanggan mencakup perasaan bahwa orang lain akan menganggap mereka mempunyai nilai lebih jika mempunyai produk tertentu. Banyak pemasaran merek ditujukan untuk membuat pelanggan percaya diri  bahwa menggunakan produk dengan merek tertentu akan dihargai orang lain.

Kebutuhan Sosial

Kebutuhan akan sahabat, teman, komunita klub atau sejenisnya, serta kebutuhan untuk memberikan dan mendapatkan kasih sayang semuanya merupakan kebutuhan sosial. Setelah kebutuhan yang lebih rendah terpenuhi, kebutuhan ini yang berkaitan dengan interaksi dengan orang lain muncul ke permukaan. Hadirnya media sosial menjadi bentuk upaya pemenuhan kebutuhan sosial ini sendiri.

Keselamatan

Kebutuhan dasar kedua adalah pelanggan merasa aman dan selamat. Orang yang merasa terancam baik di lingkungan atau karena produk yang ditawarkan  tentu tidak tertarik memenuhi kebutuhan ini.

Kebutuhan Psikologi

Udara, air, tidur dan makanan semuanya sangat penting bagi keberlangsungan hidup. Inilah kebutuhan yang sangat dasar dari seorang manusia. Sebelum kebutuhan dasar ini terpenuhi, maka kebutuhan di atasnya tidak akan diperhatikan. Dalam lingkup bisnis, memnuhi kebutuhan ini contohnya adalah membuat produk yang berkaitan dengan makanan, minuman, kesehatan dan pakaian yang memiliki fungsi dasar yaitu menjaga keberlangsungan hidup. Biasanya akan banyak sekali pemain ditingkatan ini.

Dari kelima hierarki ini kita akan menemukan tingkatan pelanggan yang sebelumnya sudah juga kita bahas dalam segmentasi pasar. Dari hierarki ini kita menemukan bahwa pelanggan akan langsung terbagi berdasarkan tingkat penghasilannya. Sehingga anda dapat menyesuaikan strategi pemasaran anda melalui bauran pemasaran yang sebelumnya juga sudah kita bahas, seperti strategi harga, strategi promosinya atau strategi lokasi dan produknya sendiri.

Akan banyak sumber daya yang dapat kita hemat, jika kita mampu dengan benar membagi pasar akan produk kita ke dalam beberapa tingkatan kebutuhan ini, diperkuat dengan segmentasi produk yang benar dan strategi bauran pemasaran yang tepat juga tentunya.


Inilah salah satu bagian manajemen pemasaran yaitu bagian memahami pelanggan. semoga bermanfaat.  

*) gambar dari sini

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Membaca Blog Kami, berkomentarlah yang santun.