Rabu, 24 Desember 2014

Kesalahan Manajemen Usaha : Buka Usaha Modal Hutang

hutangHutang dalam bisnis adalah hal yang biasa. Namun, yang jadi masalah, saat kita tidak mampu mengendalikan hutang itu agar dapat terbayar pada waktu yang sudah disepakati. Inilah kesalahan manajemen usaha berikutnya. (saya mencatat ada 11 kesalahan manajemen usaha)
Hutang itu ibarat rantai yang membelenggu leher kita, suatu saat ia bisa mencekik dan membunuh kita saat ia tidak lagi mampu kita kendalikan.
Dalam prakteknya, hutang itu terbagi menjadi dua, pertama disebut sebagai hutang yang baik (good debt) dan kedua disebut hutang yang buruk (bad debt).
Hutang yang baik adalah hutang yang dapat melunasi dirinya sendiri. Lo? Sedang kan hutang yang buruk adalah hutang yang justru jadi beban bagi kita.
Bagaimana cara si hutang bisa melunasi dirinya sendiri?
Begini ceritanya, hutang yang baik itu adalah saat kita berhutang, kita gak perlu repot repot lagi untuk mencari cara melunasinya. Si hutang akan mencari uang sendiri untuk melunasi dirinya sendiri. Contoh yang sederhana adalah saat kita mengambil hutang, hutang ini akan dialokasikan menjadi modal usaha, lalu keuntungan usaha itu dapat melunasi si hutang. Namun sekali lagi, kita harus cerdas mengendalikan hutang, karena jika tidak hutang yang awalnya baik akan berbalik arah menjadi hutang yang buruk.
Jika sudah terjebak bagaimana? Pertama coba dicatat, hutang kita kemana saja dan berapa besarnya. Urutkan dari yang terbesar hingga yang terkecil. Mulai lunasi yang kecil kecil, dan coba untuk negosiasi ulang untuk hutang – hutang yang besar. Apakah pembayarannya diubah, diperpanjang  masa cicilannya atau apapun sesuai dengan kemampuan keuangan kita saat ini. Yang terpenting adalah jangan lari dari hutang, berusaha bangun komunikasi dengan pemberi hutang, yakinkan bahwa kita pasti bayar hutang kita kepada mereka, namun tidak sekaligus, cicil lagi.
Punya hutang itu gak enak, asli saya sampe sekarang juga masih terikat hutang, karena kesalahan kesalahan manajemen yang saya lakukan. Dari sana saya belajar bahwa mengeluarkan uang itu harus hati – hati. Meminjam uang itu harus perhitungan sekali, jangan over confident, akibatnya kita malah sibuk mencari untuk melunasi, sementara penghasilan kita belum tentu bertambah, beban semakin besar.
Agaknya pesan paman istri saya benar, “untuk awal saat memulai usaha, sebaiknya jangan gunakan uang dari hasil hutangan. Karena kita belum tau bagaimana perkembangan usaha kita. Jangan sampai, usahanya belum jalan, belum menghasilkan si pemilik uang sudah meminta uangnya kembali. Walau ada kesepakatan, namun, kadang ada kebutuhan mendesak yang akhirnya memaksa pemilik uang meminta uangnya kembali.” Yap benar, saya sudah merasakannya. Punya hutang itu gak enak. Kalo bisa hindari sekuat tenaga.
Inilah yang saya catat dari kesalahan dalam memanajemen usaha adalah : buka usaha modal hutang.

 ----
baca juga

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Membaca Blog Kami, berkomentarlah yang santun.