Senin, 10 November 2014

Kredibilitas

Satu prinsip yang baru saja saya dapatkan dalam dunia marketing adalah :

"Kita itu pada dasarnya gak suka dijuali"

Biasanya saat ada yang berusaha 'menjual' sesuatu kepada kita, sikap pertama yang muncul dari dalam diri kita adalah sikap penolakan. Perhatikanlah, produk apapun. Apalagi untuk produk-produk yang sudah bikin trauma...hehe, seperti kartu kredit, asuransi, MLM dan beberapa produk lain.

Sebenarnya produknya gak buruk, bagus malah. Namun, sialnya sinyal penolakan yang justru muncul dari dalam diri kita. Kenapa ya?

Bagi anda yang punya profesi sebagai penjual pasti sering mengalami ini. Penolakan. Dalam beberapa training penjualan selalu diberikan sebuah angka, 10 : 1, menawarkan ke 10 orang laku 1. Tapi, saat anda sudah dapat ilmunya, anda bisa meningkatkan nilai konversinya menjadi 10 : 8, kok bisa?

Pertama sekali, konsumen akan melihat siapa kita. 80% penjualan itu terjadi karena siapa yang menjual. Konsumen akan lebih nyaman bertansaksi dengan mereka yang sudah dikenalnya. Sisanya, itu karena kasihan mungkin ya.

Siapa kita akan menjadi penilaian pertama, selanjutnya anda bisa gunakan berbagai teknik jualan untuk meningkatkan nilai konversinya. Saya gak akan bica teknik jualan, ada kawan saya bang jendral nasution yang lebih ahli.

Siapa kita itu dekat dengan kata kredibilitas, jadi pertama yang harus kita bangun adalah membangun kredibilitas. Sejauh mana kita bisa dipercaya. Bersesuaiankah kata dan perbuatan kita.

Proses membangun kredibilitas itu gak sebentar, butuh waktu yang bisa panjang atau pendek sejauh mana kekuatan fokus dan niat kita.

Jika anda ingin sukses dalam menjual, pertama sekali coba buat diri anda bernilai lebih dari penjual lainnya. Nilai itu disebut kredibilitas.

Terimakasih

Salam.


0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Membaca Blog Kami, berkomentarlah yang santun.