Sabtu, 08 November 2014

Dasar Pemasaran


Ada 3 hal dasar saat kita bicara Manajemen Pemasaran. Ketiga hal dasar ini menjadi kunci keberhasilan proses pemasaran yang kita lakukan. 

Pertama, biasa disebut SEGMENTASI. Segmentasi adalah sebuah proses mengelompok-kelompokkan pasar berdasarkan beberapa kriteria, misalnya berdasarkan demografi, lokasi tempat tinggal, jenis kelamin, usia, pekerjaan, penghasilan dan lain lain. Atau berdasarkan suku bangsa atau kriteria lain yang bisa kita kembangkan sendiri. 

Mengapa segmentasi menjadi penting? Kita gak mungkin menjaring semua orang untuk membeli produk kita. Alangkah cape’nya jika kita harus menawarkan produk kita ke semua orang. Dengan membagi pasar menjadi beberapa segmen kita bisa memfokuskan energi kita untuk memancing di pasar pasar yang memang potensial untuk membeli produk kita. Contoh sederhana, gak mungkin kan nawarin mobil di lingkungan masyarakat yang penghasilannya tidak lebih dari 2 juta per bulan? Mereka bukan gak mau, tapi daya belinya tidak ada. 

Kedua, targetting. Pasar yang sudah kita bagi menjadi beberapa segmen tadi, kita kerucutkan lagi menjadi pasar yang tertarget. Pasar dengan segmen pegawai, penghasilan di atas 3 juta, di propinsi A, kita krucutkan menjadi beberapa kluster, sehingga kerja kita menjadi semakin sempit. Seperti sniper, yang punya prinsip satu peluru satu nyawa, pekerjaannya sangat efektif dan efisien. Prinsip di penjualan via online atau offline juga sama, bagaimana kita bisa mengerucutkan pasar menjadi sangat tertarget. Tujuannya apa? Sederhana agar tingkat konversi lebih tinggi. Dengan semakin mengerucut, makin mudah menjangkau dan melayani semua anggota pasar. 

Ketiga, positioning. Kalo diartikan menempatkan, dalam program pemasaran positioning adalah bagaimana kita menempatkan produk kita di dalam benak konsumen. Bagaimana mereka mengingat kita. Misalnya kalau ditanya tentang mobil keluarga, orang orang pasti akan langsung mengingat toyota, karena seperti itu positioning dari toyota awalnya, menjadikan produk mereka sebagai mobil keluarga, walau banyak produk lain yang sejenis.

Nah tugas kita, sudahkan kita memiliki positioning di benak konsumen kita? Ini penting agar konsumen tidak usah jauh jauh mencari. Butuh ini, o,... si A jual tuh. 

Seperti yang saya lakukan sekarang, saya JUAL MADU HUTAN RIAU dan MADU HITAM PAHIT. Sekarang kalau kawan kawan saya mendengar madu oh Juragan Bagkinantan tuh jual Madu, coba tanya beliau. 

Kalo kasus madu saya, itu positioning pribadi, nama lainnya personal branding. Coba terus gali lagi, bagaimana produk kita di benak konsumen? Semakin kuat ia tertanam, makin besar kemungkinan anda menjual lebih banyak. 

ini dasar sekali saat kita belajar tentang manajemen pemasaran.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Membaca Blog Kami, berkomentarlah yang santun.